MUARABUNGO,PARADIGMAJAMBI.COM – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN,) ke-61 di Kabupaten Bungo dimeriahkan dengan acara jalan sehat dan pembagian Doorprize, Minggu (23/11) pagi.
Acara yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo tersebut dipusatkan di Lapangan MTQ Baru dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo dr. H. Safarudin Matondang, M.PH, Unsur Forkopimda, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, para Kepala Puskesmas Unit Pelayanan Kesehatan Tingkat Kecamatan Kabupaten Bungo serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, dr. Safarudin Matondang, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bungo yang optimal, dimana pemerintah mencurahkan perhatian yang cukup besar dengan hal tersebut, dan ini tertuang dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bungo yang menjadikan Bungo sebagai pusat kesehatan Jambi wilayah barat, Menurut Safarudin ini merupakan tanggung jawab semua lintas sektor untuk mewujudkan ini, agar menjadi pusat pelayanan kesehatan terbaik untuk wilayah barat.
Ia juga mengatakan untuk mewujudkan minat dan keinginan serta harapan masyarakat terkait pelayanan kesehatan, maka akan ada penambahan Puskesmas Perawatan yaitu Puskesmas Pulau Batu, Puskesmas Muaro Buat, Puskesmas Rantau Keloyang, Puskesmas Pelayang. Dan ini tentunya akan menjadi bagian terpenting dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan pelayanan khususnya di rawat inap.
“Saya harap tahun depan hal tersebut dapat terwujud sepenuhnya, agar semua kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Untuk itu, kami akan tetap menunjukan performa akreditasi paripurna dengan pelayanan yang betul-betul paripurna dan menimalisir permasalahan -permasalahannya yang ada dilingkungan masyarakat.,”tutupnya.
Diketahui, di peringatan HKN Ke-61 Provinsi Jambi Tahun 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo mendapat beberapa perolehan penghargaan bergengsi yakni:
Pertama adalah Penghargaan Kategori Kabupaten Dalam Percepatan Penurunan Stunting. Prestasi ini menjadi bukti komitmen dan kerja keras seluruh jajaran dalam menurunkan angka stunting melalui berbagai program lintas sektor.
Kedua yakni Kategori Kabupaten Kota Terbaik Dalam Percepatan Penurunan Kematian Ibu dan Bayi.
Ketiga yakni, Kategori Terbaik Pertama Atas Capaian Imunisasi Baduta Lengkap Tertinggi Berdasarkan Aplikasi ASIK,
Dan Keempat yakni, Penghargaan Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat Periode Tahjn 2023 – 2024. (msn)














