MUARABUNGO,PARADIGMAJAMBI.COM – Proyek preservasi jalan nasional batas sumbar bungo jambi yang sudah berjalan selama dua bulan terakhir ini dikeluhkan oleh pengguna jalan yang melewati proyek penahan tebing yang terjadi longsor pada awal tahun 2024 lalu. Pasalnya diduga pelaksana proyek mengabaikan rambu-rambu yang seyogya nya dipasang sebagai peringatan atau informasi terhadap pengguna jalan. Ditambah tidak adanya lampu penerangan jalan.
“Sempat sopir mengantuk selip dikit saja bisa masuk jurang, ” kata Jas (50) salah satu pengendara yang kerap melintasi kawasan itu.
Seperti diketahui, Saat ini progres proyek pembangunan preservasi jalan nasional batas sumbar bungo yang mengalokasikan anggaran Rp.10.566.216.000 ini sedang mengerjakan pengecoran beton penahan tebing.
“Nilai proyek Miliaran masa rambu rambu saja di abaikan, ” katanya. azh)














