MUARABUNGO,PARADIGMAJAMBI.COM – Musibah banjir yang terjadi di beberapa titik di Sumatera menjadi sorotan nasional. Betapa tidak tiga provinsi yakni Nagro Aceh Darusalam, Medan Sumatera Utara dan Padang Sumatera Barat mengalami bencana banjir luar biasa.

Seiring berjalannya waktu pasca banjir, pemeruntah Indonesia telah menurunkan elemen alat negara untuk mengefakuasi dan menormalisasi akses masyarakat dalam mendapatkan bantuan. Hingga saat ini langkah percepatan normalisasi dari semua bisang terus dilakukan pasca banjir yang terjadi beberapa pekan terakhir ini.
Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Bungo turut bergerak. Sebagaimana diketahui kabupaten Bungo salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Sumatera Barat. PMI Bungo yang di komandoi oleh istri mantan Bupati Bungo Vera Wati Mashuri, langsung bergerak bersama jajaran dan relawan masyarakat.
PMI Bungo bergerak dengan mengumpulkan donasi kebutuhan masyarakat yang tertimpa musibah bencana banjir bandang. Langkah PMi Bungo tidak hanya cukup menyediakan bantuan pangan pakaian. Namun tim relawan diturunkan guna evakuasi korban pasca banjir.
Ketua PMI Bungo Hj. verawaty mashuri.M.P. mengajak masyarakat Bungo untuk peduli bencana banjir. Menurutnya bencana banjir adalah tanggung jawab bersama dalam rangka percepatan normLisasi disamping pemerintah yang hingga saat ini terus berupaya menormalisasi setiap daerah terkena bencana banjir.
ketua PMI Bungo, memberikan mengapresiasi serta ucapan banyak terimakasih kepada masyarakat yang tlah berdonasi. Pihaknya yakin bantuan itu kendati belum cukup untuk kebutuhan masyarakat paling tidak dapat meringankan masyarakat.
“Kepada warga Bungo kita ucapkan terimakasih atas donasi, uluran tangan untuk saudara kita yang tertimpa bencana banjir, kepada tim dan relawan selamat mengabdi semoga kehadiran PMI bungo dapat meringankan beban saudara kita, ” katanya. (Msn)














